Pertamina Indonesia mengharapkan investasi mencapai US$92 miliar pada 2024

Pertamina Indonesia mengharapkan investasi mencapai US$92 miliar pada 2024

Perusahaan minyak negara Indonesia PT Pertamina mengharapkan untuk menginvestasikan US$92 miliar pada periode dari tahun lalu hingga 2024, kepala eksekutifnya mengatakan pada hari Kamis, karena negara tersebut berusaha untuk tidak terlalu bergantung pada impor energi dan mengendalikan defisit transaksi berjalannya.

JAKARTA: Perusahaan minyak negara Indonesia PT Pertamina mengharapkan untuk menginvestasikan US $ 92 miliar pada periode tahun lalu hingga 2024, kepala eksekutifnya mengatakan pada hari Kamis, karena negara tersebut berusaha untuk tidak terlalu bergantung pada impor energi dan mengendalikan defisit transaksi berjalannya.

Dana akan berasal dari perusahaan, sementara US$40 miliar diperkirakan akan dikumpulkan dari luar, kata Nicke Widyawati kepada parlemen.

“Mengembangkan bisnis ke depan membutuhkan dana yang tidak sedikit,” kata Nicke, mengingat dana eksternal bisa berasal dari kemitraan, pinjaman atau obligasi.

Investasi tersebut akan digunakan untuk 14 “proyek strategis nasional” dan 300 investasi lainnya di minyak dan gas serta rantai pasokan energi terbarukan, kata juru bicara Pertamina Fajriyah Usman dalam sebuah pernyataan Rabu malam.

Beberapa proyek mungkin memenuhi syarat untuk pendanaan dari dana kekayaan negara yang baru, Otoritas Investasi Indonesia (INA), kata Fajriyah, yang tidak merinci setelah mengutip perjanjian non-disclosure.

INA diluncurkan Februari lalu dengan target mengelola aset US $ 20 miliar, termasuk sekitar US $ 5 miliar yang akan disalurkan negara tahun ini.

Dalam upaya untuk mengubah ratusan perusahaan negara untuk meningkatkan keuntungan, Pertamina menciptakan empat unit “sub-holding” baru di seluruh rantai pasokan minyak dan gas tahun lalu yang menurut perusahaan dijadwalkan untuk go public.

Kementerian ESDM mengeluarkan peraturan pada 2018 yang meminta kontraktor migas untuk memprioritaskan Pertamina dan operator kilang domestik lainnya sebagai pembeli minyak mentah yang diproduksi dari blok-blok negara itu, dalam upayanya untuk mengurangi impor energi.

Jika Anda ingin mendapakan berita-berita terbaru dan terpercaya yang menarik untuk Anda ikuti Anda dapat mengunjungi berita kompas hari ini.

Leave a Reply